SILATURAHIM PLN TERBAIK GROUP JAWA TIMUR

SILATURAHIM PLN TERBAIK GROUP JAWA TIMUR
January 2, 2020 No Comments Uncategorized SUIMAM RUSPANDI

Hari senin malam, 30 Desember 2019, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBTB) menggagas untuk kegiatan kumpul-kumpul/cangkru’an bareng sebagai upaya meningkatkan tali silaturahim insan PLN se jawa timur. Istilah gaul dari Bpk. Suroso “Cangkru’an Tukang Listrik Jawa Timur yang disingkat Catul Jamur” untuk mengenal lebih dekat dan akrab jajaran manajemen mulai dari General Manager sampai level manajemen di tingkat unit pelaksana dari seluruh unit. Dan syukur alhamdulillah acara silaturahim tersebut bisa dihadiri hampir seluruh undangan yang meliputi;

  1. UID Jatim : Bpk. Bob Saril
  2. UIP JBTB I dan II : Bpk. Djarot Hutabri
  3. PT PJB : Bpk. Iwan Agung Firstantara
  4. PT IP Grati POMU : Bpk. Mulyadi Koto
  5. PT ICON+SBU Sby : Bpk. M. Shodiq
  6. UP2B Jatim : Bpk. Taslim
  7. SHK Jatim I : Ibu Dwi Ariyani
  8. STI Jawa Bali Nusra : Bpk. Irawan Yanuarto
  9. SPI Regional : Bpk. Rahimuddin

Sesi pembuka sebelum makan malam, General Manager UIT JBTB/Bapak Suroso memperkenalkan jajaran manajemen satu persatu seluruh Senior Manager, beberapa Manager Sub Bidang serta seluruh Manager di Unit Pelaksana. Begitu juga semua undangan Unit Induk maupun Unit Pelaksana memperkenalkan masing-masing jajaran manajemennya.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah sebuah diskusi awal terkait issue dan strategi tentang kelistrikan di Jawa Timur dalam menyongsong tahun 2020.

Diskusi awal disampaikan dari pihak PLN UID Jatim/Bapak Bob Saril beberapa issue strategis di tahun 2020 diantaranya adalah pertumbuhan 3,25%, penurunan paling tinggi pada pabrik baja dan kemungkinan tumbuh di baja finalisasi (siap produk). turunnya konsumsi karena import lebih murah daripada produksi sendiri. Pabrik semen yg turun produksi, industri biji plastik, industri pengolahan semi jadi. Di unit transmisi kedepan adalah meningkatkan pemeliharaan online dan tidak boleh ada kedip tegangan, pertumbuhan tahun 2020 sekitar 4-5 %, kebutuhan listrik untuk pabrik peleburan baja paling tinggi. Untuk kebutuhan listrik PT INKA di Banyuwangi masih bisa dilayani dari sisi Tegangan Menengah/TM 20kV. Outlook tahun 2020 yg kemungkinan berkembang industri pengolahan makanan, industri avtur, industri baja untuk otomotif.

Penjelasan oleh Bapak Suroso  tentang kesiapan terhadap Trafo IBT 500/150kV, 500 MVA di GITET kediri yang pada tgl 30 desember 2019 ini bisa energize untuk mendukung pemasaran di Jawa Timur, juga rencana tambahan IBT di GITET Grati dan GITET Krian namun terkendala adanya kesulitan untuk melakukan pemadaman.

Adapun pernyataan dari Senior Manager Pemeliharaan Transmisi UIT JBTB/Bpk. Tejo Wihardiyono menyampaikan pada jalur 70 kV Waru-Buduran-Porong berharap bisa dimasukkan RUPTL oleh pihak UIP JBTB I dan II, mengingat pada jalur tersebut beban sudah tinggi, andongan rendah dan perkembangan kebutuhan supplay kedepan cukup besar dengan adanya industri di daerah sidoarjo sedangkan kondisi pembangunan GIS New Sidoarjo masih cukup lama.

Penjelasan dari pihak PLN UIP JBTB I, II/Bapak Djarot Hutabri terutama adalah untuk proyek Kediri-Tulungagung-Wlingi/KTW yang monumental tsb berupaya untuk bisa segera diselesaikan, Jalur SUTET di SBS Kalisari yang tinggal menyelesaikan streanging dan masalah aset Pemkot, KTT Wilmar yang sudah rampung dengan peran/partisipasi dari masyarakat, KTT Puger bisa lancar juga atas peran besar Pak Bob Saril beserta jajaran UP3nya, Jalur transmisi madura yang sudah di back up 4 lyne. Untuk kebutuhan anggaran dalam melayani UIT JBTB dan UID Jatim, pihak UIP JBTB I dan II memerlukan dana  2,8T, padahal dana tersedia hanya 1,6T dan masih dikurangi atas utang usaha di tahun 2019 sekitar 5,9M.

Dari hasil cangkru’an dan diskusi awal sudah cukup banyak permasalahan yang dibahas dari masing-masing unit yang perlu ditindak lanjuti issu dan strategi kelistrikan yang di Jawa Timur di tahun 2020. Untuk itu menjadi suatu komitmen bersama semua tamu undangan agendakan acara “Catul Jamur” dilaksanakan secara periodik 3 (tiga) bulan sekali(*sr)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *